Text
Bedebah di Ujung Tanduk
Di Negeri Para Bedebah, pencuri, perampok, bagai musang berbulu domba. Di depan, wajah mereka tersenyum penuh pencitraan. Di belakang penuh tipu-tipu.
Di Negeri di Ujung Tanduk, pencuri, perampok, berkeliaran menjadi penegak hukum. Di depan, di belakang, mereka tidak malu-malu lagi.
Tapi setidaknya, Kawan, dalam situasi apa pun, petarung sejati akan terus memilih kehormatan hidupnya. Bahkan, ketika nasib di ujung tanduk. Dia akan terus bertarung habis-habisan, bersama sahabat sejati. Karena esok, matahari akan terbit sekali lagi. Bersama harapan.
| 16020 | 899.221 TER b | Koleksi Umum | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2025-11-26) |
Tidak tersedia versi lain